Minggu, 28 Juni 2026

Pemerintah Desa Lawolatu salurkan BLT Dana Desa periode April-Juni Tahun anggaran 2026

 

Lawolatu, 22 Juni 2026 – Pemerintah Desa Lawolatu, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk periode April sampai dengan Juni. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (22/6/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Desa Lawolatu.


Kegiatan penyaluran tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Marsuki, S.IP. dan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Harmonis, S.E., Sekretaris Desa Lawolatu Aristan, S.Pd., Pendamping Desa Kecamatan Junaidi, S.E. dan Rusmin,ST , Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Syamsuddin, Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi, para Kepala Dusun, serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pada penyaluran kali ini, sebanyak 3 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT Dana Desa dengan nominal Rp900.000 per keluarga. Bantuan tersebut merupakan akumulasi penyaluran selama tiga bulan, yaitu April, Mei, dan Juni 2026.

Dalam sambutannya, Marsuki, S.IP., selaku Kasi PMD, menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia mengimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga dan tidak digunakan untuk memenuhi gaya hidup maupun kebutuhan yang bersifat konsumtif.

Selanjutnya, Sekretaris Desa Lawolatu, Aristan, S.Pd., memberikan penjelasan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat mengenai mekanisme penyaluran BLT Dana Desa. Ia menjelaskan bahwa bantuan disalurkan setiap tiga bulan sekali sehingga dalam satu tahun terdapat empat kali penyaluran. Menurutnya, pemahaman terhadap mekanisme tersebut sangat penting agar masyarakat dapat memberikan informasi yang benar apabila di kemudian hari dilaksanakan kegiatan monitoring maupun pemeriksaan oleh instansi yang berwenang.

Aristan juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman selama ini, kendala yang pernah ditemui saat proses pemeriksaan bukan berasal dari mekanisme penyaluran bantuan, melainkan karena adanya perubahan domisili penerima manfaat setelah berakhirnya periode penyaluran. Perpindahan tempat tinggal ke dusun lain terkadang menyulitkan tim pemeriksa dalam melakukan penelusuran data penerima bantuan.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar memahami mekanisme penyaluran BLT Dana Desa dan senantiasa memberikan informasi yang benar apabila sewaktu-waktu dimintai keterangan dalam kegiatan monitoring maupun pemeriksaan. Mengakhiri arahannya, Aristan berharap bantuan dari Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Desa Lawolatu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian sambutan dan arahan selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran BLT Dana Desa kepada para Keluarga Penerima Manfaat sesuai daftar yang telah ditetapkan. Dari tiga penerima manfaat, satu orang hadir secara langsung dengan didampingi keluarga karena merupakan penyandang disabilitas netra. Sementara itu, dua penerima manfaat lainnya yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak memungkinkan hadir secara langsung diwakili oleh anggota keluarganya untuk menerima bantuan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Pemerintah Desa Lawolatu berharap penyaluran BLT Dana Desa dapat terus dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

oleh : A.Vika Wahyuni

Rabu, 10 Juni 2026

133 PBP di Desa Lawolatu Terima Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026


Lawolatu – Sebanyak 133 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Lawolatu menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Desa Lawolatu, Kamis (4/6/2026).  Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai tersebut merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah yang melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Perum Bulog. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima sesuai data program yang telah ditetapkan.
Kantor Desa Lawolatu dipilih sebagai lokasi penyaluran karena mudah dijangkau oleh masyarakat. Pemerintah Desa Lawolatu turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dengan membantu penyebaran informasi kepada penerima bantuan serta mendukung kelancaran proses penyaluran di lapangan.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, undangan telah disampaikan kepada para penerima melalui masing-masing Kepala Dusun. Dalam undangan tersebut tercantum jadwal penyaluran, persyaratan administrasi, serta barcode yang digunakan untuk proses verifikasi penerima bantuan.Dalam proses penyaluran, penerima terlebih dahulu menyerahkan undangan kepada petugas untuk dilakukan verifikasi data. Selanjutnya, petugas melakukan pencocokan identitas berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Setelah data dinyatakan sesuai, penerima didokumentasikan bersama bantuan yang diterima sebagai bagian dari administrasi penyaluran, kemudian menandatangani daftar penerimaan sebelum bantuan diserahkan. Bagi penerima yang berhalangan hadir karena sakit atau sedang berada di luar daerah, bantuan dapat diambil oleh perwakilan sesuai ketentuan yang berlaku dengan melengkapi dokumen identitas yang dipersyaratkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Lawolatu Aristan, S.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Lawolatu Aiptu Syarifudin, serta sejumlah perwakilan unsur perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Petugas administrasi penyaluran bantuan pangan, Novi Aulia S.Kom, menyampaikan bahwa proses penyaluran di Desa Lawolatu berjalan dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
" proses penyaluran bantuan pangan di Desa Lawolatu berjalan tertib dan kondusif. Dukungan dari Pemerintah Desa serta partisipasi masyarakat sangat membantu sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Lawolatu Aristan, S.Pd. menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tanpa kendala berarti.

"Kami bersyukur kegiatan penyaluran bantuan pangan dapat berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat penerima manfaat serta meringankan beban pengeluaran rumah tangga," katanya.

Lebih lanjut, Aristan berharap program bantuan pangan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan melalui pembaruan data penerima bantuan secara berkala.

"Masih terdapat beberapa warga yang kondisi ekonominya tergolong kurang mampu namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan. Kami berharap ke depan pendataan dapat terus diperbarui sehingga masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan menerima bantuan. Selain itu, kami juga berharap kuota penerima bantuan dapat ditingkatkan agar manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," tambahnya. 
Melalui program bantuan pangan ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat penerima bantuan dapat terbantu sehingga mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

penulis: A.Vika Wahyuni

Label:

Posyandu Gabungan Desa Lawolatu Layani 52 Peserta, Kehadiran Meningkat dari Bulan Sebelumnya

Lawolatu – Posyandu Gabungan Desa Lawolatu kembali dilaksanakan di Pusat Kesehatan Desa (Pusdes) Desa Lawolatu pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.20 hingga 12.20 WITA tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas, kader Posyandu, serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Lawolatu.

Posyandu gabungan ini mencakup pelayanan bagi bayi dan balita, ibu hamil, remaja, serta lansia. Pada pelaksanaannya, tercatat sebanyak 25 bayi dan balita, 6 ibu hamil, dan 21 lansia mengikuti kegiatan. Sementara itu, tidak terdapat peserta dari kelompok remaja. Jumlah kehadiran peserta pada bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan Posyandu bulan sebelumnya.

Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada peserta sesuai kelompok sasaran. Untuk bayi dan balita dilakukan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan guna memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usianya. Sementara itu, ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kondisi kehamilan.

Khusus bagi lansia, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan reumatik sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit yang umum dialami lanjut usia.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga melayani imunisasi sesuai jadwal yang berlaku. Pada pelaksanaan kali ini tidak dilakukan pemberian vitamin karena program tersebut dijadwalkan pada bulan Maret dan Agustus. Peserta juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau.

Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan turut memberikan penyuluhan kepada peserta agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan dan deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat empat balita yang memerlukan pemantauan gizi lanjutan. Pemantauan dilakukan secara berkala melalui pengukuran pertumbuhan dan pemberian makanan tambahan guna mendukung tumbuh kembang anak.

Selain itu, petugas kesehatan juga menemukan satu ibu hamil yang memerlukan pemeriksaan lanjutan setelah hasil pengukuran menunjukkan indikasi Kekurangan Energi Kronis (KEK). Sebagai tindak lanjut, ibu hamil tersebut diarahkan untuk meningkatkan asupan kalori dan protein, memperoleh makanan tambahan yang kaya energi dan protein, serta menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter kandungan di rumah sakit.

Bidan Desa Lawolatu, Astrid, Amd.Keb., menjelaskan bahwa pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.

"Pemeriksaan kehamilan minimal dilakukan enam kali selama masa kehamilan. Melalui pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan ibu dan janin dapat dipantau sehingga apabila ditemukan risiko tertentu dapat segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Pelaksanaan Posyandu di Desa Lawolatu turut didukung oleh Dana Desa yang dimanfaatkan untuk pengadaan strip pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta alat tulis kantor (ATK) guna menunjang kelancaran pelayanan. Dukungan tersebut membantu tersedianya layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.

Melalui pelaksanaan Posyandu secara rutin setiap bulan, diharapkan kondisi kesehatan bayi dan balita, ibu hamil, serta lansia di Desa Lawolatu dapat terus terpantau sehingga berbagai permasalahan kesehatan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

penulis: A. Vika Wahyuni


Label:

Rabu, 20 Mei 2026

STRUKTUR REDAKSI

SUSUNAN REDAKSI

PENANGGUNG JAWAB : H.SAHARDIN, S.E.

PEMIMPIN REDAKSI     :  A.VIKA WAHYUNI

EDITOR                            :  REZA SULKARNAIN  

BIRO 1                              : H.MAPPIASSE RAUF

BIRO 2                              : MUSA

BIRO 3                             :  H.ALI

BIRO 4                             : ANGGU

BIRO 5                             : DEDDY



Label:

Apel Pagi Aparatur Pemerintah Desa Lawolatu, Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan Masyarakat

 

Pemerintah Desa Lawolatu kembali melaksanakan kegiatan apel pagi rutin pada hari Senin,18 mei 2026 tepatnya pukul 07.30 WITA di halaman Kantor Desa Lawolatu. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur pemerintahan Desa, mulai dari Kepala dusun, staf operator desa, Kepala urusan (kaur), hingga Kepala seksi (kasi) . Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Desa dan pada kesempatan tertentu dapat diwakili oleh Sekretaris Desa.


Pelaksanaan apel pagi ini menjadi agenda rutin Pemerintah Desa dalam meningkatkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi antar aparatur, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan maksimal. Dalam kegiatan tersebut, pimpinan apel memberikan arahan terkait tanggung jawab kerja, evaluasi pelayanan, serta pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan desa.

Kepala Desa Lawolatu, H. Sahardin, S.E. selaku pembina apel menyampaikan bahwa kegiatan apel pagi memiliki peran penting dalam membangun semangat kerja dan komunikasi antar perangkat desa.

“Kegiatan apel pagi ini bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat disiplin, koordinasi, dan tanggung jawab seluruh aparatur desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa saat diwawancarai jurnalis Desa usai pelaksanaan apel.

Ia juga menambahkan bahwa melalui apel pagi, setiap perangkat desa
dapat menerima arahan dan informasi terbaru terkait program kerja maupun pelayanan kepada warga.

“Dengan adanya apel pagi, seluruh perangkat desa dapat lebih siap menjalankan tugas masing-masing serta menjaga kekompakan dalam bekerja demi kemajuan desa,” tambahnya.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Apel diawali dengan persiapan barisan peserta, penghormatan kepada pimpinan apel, penyampaian arahan dan evaluasi pekerjaan, hingga penutup. Pemerintah Desa berharap kegiatan rutin tersebut dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan pemerintahan desa yang profesional, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis: A.Vika Wahyuni

Label: