Posyandu Gabungan Desa Lawolatu Layani 52 Peserta, Kehadiran Meningkat dari Bulan Sebelumnya
Lawolatu – Posyandu Gabungan Desa Lawolatu kembali dilaksanakan di Pusat Kesehatan Desa (Pusdes) Desa Lawolatu pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.20 hingga 12.20 WITA tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas, kader Posyandu, serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Lawolatu.
Posyandu gabungan ini mencakup pelayanan bagi bayi dan balita, ibu hamil, remaja, serta lansia. Pada pelaksanaannya, tercatat sebanyak 25 bayi dan balita, 6 ibu hamil, dan 21 lansia mengikuti kegiatan. Sementara itu, tidak terdapat peserta dari kelompok remaja. Jumlah kehadiran peserta pada bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan Posyandu bulan sebelumnya.
Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada peserta sesuai kelompok sasaran. Untuk bayi dan balita dilakukan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan guna memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usianya. Sementara itu, ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kondisi kehamilan.
Khusus bagi lansia, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan reumatik sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit yang umum dialami lanjut usia.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga melayani imunisasi sesuai jadwal yang berlaku. Pada pelaksanaan kali ini tidak dilakukan pemberian vitamin karena program tersebut dijadwalkan pada bulan Maret dan Agustus. Peserta juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan turut memberikan penyuluhan kepada peserta agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan dan deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat empat balita yang memerlukan pemantauan gizi lanjutan. Pemantauan dilakukan secara berkala melalui pengukuran pertumbuhan dan pemberian makanan tambahan guna mendukung tumbuh kembang anak.
Selain itu, petugas kesehatan juga menemukan satu ibu hamil yang memerlukan pemeriksaan lanjutan setelah hasil pengukuran menunjukkan indikasi Kekurangan Energi Kronis (KEK). Sebagai tindak lanjut, ibu hamil tersebut diarahkan untuk meningkatkan asupan kalori dan protein, memperoleh makanan tambahan yang kaya energi dan protein, serta menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter kandungan di rumah sakit.
Bidan Desa Lawolatu, Astrid, Amd.Keb., menjelaskan bahwa pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.
"Pemeriksaan kehamilan minimal dilakukan enam kali selama masa kehamilan. Melalui pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan ibu dan janin dapat dipantau sehingga apabila ditemukan risiko tertentu dapat segera ditindaklanjuti," jelasnya.
Pelaksanaan Posyandu di Desa Lawolatu turut didukung oleh Dana Desa yang dimanfaatkan untuk pengadaan strip pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta alat tulis kantor (ATK) guna menunjang kelancaran pelayanan. Dukungan tersebut membantu tersedianya layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.
Melalui pelaksanaan Posyandu secara rutin setiap bulan, diharapkan kondisi kesehatan bayi dan balita, ibu hamil, serta lansia di Desa Lawolatu dapat terus terpantau sehingga berbagai permasalahan kesehatan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.
penulis: A. Vika WahyuniLabel: EHDW stunting

.jpeg)


.jpeg)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda